Sebagai orang tua, kita pasti senang melihat si kecil aktif bergerak, berlarian, dan bermain dengan teman-temannya. Meski terkadang bikin orang tua lelah mengejarnya, ternyata kebiasaan aktif ini punya manfaat rahasia yang luar biasa. Iya, anak yang aktif bergerak, terbukti cenderung lebih cerdas!
Selama ini, kita mungkin berpikir jika olahraga hanya agar badan anak sehat, kuat, dan tidurnya nyenyak saja. Namun, lebih dari itu, kebugaran jasmani nyatanya punya manfaat khusus yang terhubung langsung dengan kecerdasan otak anak. Nah, kok bisa lari-lari atau main bola bikin anak makin pintar di sekolah?
Kenapa Anak Yang Aktif Cenderung Lebih Cerdas?

Bu, mungkin kita bertanya-tanya, memangnya apa hubungannya kebugaran anak dengan kecerdasan otak? Nah, jawabannya ada pada aliran darah. Mengutip sebuah studi yang dilansir oleh Hello Sehat, ternyata ada perbandingan kecerdasan antara anak yang bugar dan yang tidak.
Sebuah studi yang menggunakan teknologi MRI (Magnetic Resonance Imaging) mencoba membandingkan otak 49 anak. Peneliti membandingkan anak yang aktif dan bugar dengan mereka yang kurang gerak. Hasilnya cukup mengejutkan, kenapa?Anak yang aktif bergerak dan bugar lebih cerdas, salah satunya karena memiliki otak yang lebih besar. Menurut studi tersebut, anak-anak yang bugar mempunyai volume Hippocampus sekitar 12% lebih besar ketimbang teman sebayanya yang kurang fit.
Hippocampus ini ibarat harddisk atau memori penyimpanan. Ia bertugas dalam mengatur ingatan dan kemampuan belajar. Jadi, semakin bugar si kecil, kapasitas penyimpannya pun semakin luas, sehingga ia bisa memproses lebih banyak ingatan.
Aktif bergerak membuat suplai oksigen lancar. Saat anak bergerak aktif, jantung memompa darah lebih cepat. Ini artinya, pengiriman oksigen dan nutrisi ke otak jadi lebih lancar. Otak tentunya jadi melek dan bisa bekerja lebih efektif.
Singkatnya, anak yang bugar punya kemampuan mengingat dan menyerap informasi baru jauh lebih cepat daripada anak yang pasif. Anak yang aktif bergerak membuat otaknya lebih siap, fokus lebih stabil, dan emosinya cenderung lebih stabil.
Manfaat Kebugaran Untuk Kecerdasan Anak
Nah, kalau mau anak belajar lebih efektif, jangan cuma tambah jam belajar, tapi tambah juga jam geraknya. Selain bikin otak lebih encer, ada empat manfaat spesifik lainnya yang bakal bikin orang tua makin semangat mengajak anak olahraga. Apa saja?
1. Meningkatkan Problem Solving

Masa kanak-kanak adalah golden age atau masa emas perkembangan otak. Penelitian dalam jurnal Environmental Research and Public Health misalnya, menyebutkan bahwa olahraga dapat memengaruhi fungsi kognitif.
Artinya apa? Anak yang bugar biasanya lebih jago dalam memusatkan perhatian (fokus), anak bisa duduk, mendengar, dan tidak cepat terdistraksi. Kebugaran juga bisa memengaruhi cara berpikir dan cara merencanakan sesuatu. Ia bisa memahami konsep, pola, sebab-akibat, serta tidak bingung saat ada tugas rumit.
2. Memicu Kreativitas
Aktivitas gerak dan fisik memicu hormon endorfin alias hormon bahagia. Saat anak merasa happy dan aliran darah ke otaknya lancar, pikiran-pikiran kreatif akan lebih mudah muncul. Saat otak tidak berisi stres, ruang untuk ia berimajinasi terbuka lebar.
Memang, badan yang bugar tidak otomatis bikin anak jadi seniman atau ilmuwan. Namun, badan yang bugar bisa menciptakan mood dan kondisi otak yang siap untuk berpikir. Ini sebabnya, kreativitas jarang lahir dari tubuh yang kaku.
3. Nilai Sekolah Lebih Kinclong

Siapa sangka, nilai rapor bisa didongkrak lewat kebiasaan olahraga. Data yang dikutip oleh Hello Sehat menunjukkan anak yang rutin menjaga kebugaran mengalami peningkatan skor kecerdasan rata-rata hingga 3,8 poin.
Secara khusus, nilai matematika anak berpotensi meningkat jika mereka konsisten berolahraga. Kenapa? Karena matematika butuh logika dan fokus yang kuat, hal yang sering dilatih saat anak berolahraga. Selain itu, daya ingat yang tajam juga membantu kemampuan membacanya jadi lebih baik.
4. Emosi Lebih Stabil
Anak-anak memiliki kebiasaan tantrum dan impulsif (bertindak tanpa pikir panjang). Nah, olahraga bisa jadi solusinya. Anak yang bugar cenderung lebih tenang dan mampu mengontrol diri. Rasa cemas dan stres pada anak juga terbukti menurun drastis setelah ia puas bermain fisik.
Tips Menjaga Kebugaran Dan Kecerdasan AnakAnak-anak tidak suka jika dipaksa untuk olahraga, maka jadikanlah olahraga sebagai waktu bermain. Misalnya saja, ajak ia main petak umpet, kejar-kejaran, atau bersepeda sore. Hal ini, secara tidak sengaja akan membiasakan gaya hidup aktif sejak dini.
Pastikan orang tua mengontrol asupan gizinya. Kurangi makanan siap saji (fast food) dan perbanyak sayur, buah, serta protein. Ingat, perilaku dan fokus sang anak sangat ditentukan oleh apa yang mereka makan setiap hari.
Tidak lupa, anak yang aktif juga butuh recharge energi. Kalau kurang tidur, anak akan rewel dan otaknya sulit diajak belajar. Untuk itu, pastikan anak tidur malam minimal 7-8 jam. Jika memungkinkan, biasakan tidur siang sekitar 1-2 jam untuk mengistirahatkan otot dan otak.
Selain beberapa tips di atas, orang tua juga bisa mendukung aktivitas belajar anak dengan Syifa Kids Nervita. Terbuat dari Centella asiatica, Zingiber officinale, Curcuma xanthorrhiza, dan Cinnamomum burmanii, Syifa Kids Nervita efektif untuk meningkatkan daya ingat, konsentrasi, dan kemampuan belajar anak.
BELI SEKARANG

Komentar
Posting Komentar